Tas Daur Ulang Abad 21

Tas Daur Ulang Abad 21Tas Daur Ulang Abad 21 – Pemanasan Global merupakan fenomena yang terjadi pada abad ke-21 ini, semuanya kini telah berubah dengan cepat, termasuk dalam urusan Fashion, tas buatan tangan khusus. Seperti kita lihat, orang kini menjadi sadar kesehatan dan “Bumi sadar” juga. Semua bidang mulai mencari cara untuk membantu mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang, dan salah satunya adalah di bidang Fashion, sehingga Eco-Mode dimulai.

Banya perusahaan saat ini mulai merancang produk mereka dalam sebuah “cara desain Berkelanjutan”. Desain yang berkelanjutan (juga disebut desain lingkungan) adalah filosofi merancang benda-benda fisik, lingkungan yang dibangun, dan layanan untuk mematuhi prinsip-prinsip keberlanjutan ekonomi, sosial, dan ekologi. Tujuan dari desain yang berkelanjutan adalah untuk “mengeliminasi dampak negatif terhadap lingkungan sepenuhnya melalui terampil, desain sensitif”. Manifestasi dari desain yang berkelanjutan tidak memerlukan sumber daya tak terbarukan, dampak lingkungan minimal, dan berhubungan orang-orang dengan lingkungan alam. Desain yang berkelanjutan sebagian besar merupakan reaksi umum terhadap krisis lingkungan global, pertumbuhan pesat kegiatan ekonomi dan populasi manusia, penipisan sumber daya alam, kerusakan ekosistem, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Walaupun terdapat kekhawatiran yang berkembang untuk keberlanjutan ekologis, orang-orang di sektor usaha yang menghasilkan produk mencari menggunakan bahan ramah lingkungan untuk produksi. Dengan cara yang sama, produsen aksesoris Eco-fashion dan wanita, desainer kreatif, seniman dan pembuat yang sekarang menjadi inventif ketika datang untuk upcycling atau menciptakan produk baru dari limbah lama. Sejauh ini, karya populer oleh Eco-fashion desainer membawa label Nahui Ollin dan Naveh Milo. Eco-fashion desainer dan pembuat tas dan aksesoris membawa tujuan untuk upcycle bahan limbah seperti pembungkus permen, majalah daur ulang, dan kantong jus daur ulang untuk membuat dompet dan tas wrapper.

Sebagian besar tas handmade, terbuat dari daur ulang bungkus permen, label soda, dan majalah. Sebuah tas daur ulang buatan tangan khas dapat berisi hingga 1.500 bungkus dan dapat mengambil 4 hari untuk membuat, oleh pengrajin berpengalaman dari Meksiko, Indonesia dan Filipina. Salah satu nama merek yang populer adalah tas daur ulang Nahui Ollin, dengan desain warna yang berbeda di atasnya. Tas buatan tangan yang berasal dari bahan daur ulang dan soda label pembungkus permen di-permintaan terutama Naveh Milo Soda Kaleng Tas Besar dan Mini Merek Poppins. Tas ini sangat di-permintaan terutama untuk siswa dan remaja juga. Dompet buatan tangan yang bahan sebagian besar botol puncak, karung beras, daun dan bunga yang sangat populer di kalangan kelas menengah wanita fashionista. Dompet wrapper juga terbuat dari bungkus permen bahasa Indonesia, daun dan bunga kering, karung beras, tutup botol, dan kaleng. Merek yang paling populer adalah Milo Naveh.

Saat ini anda menyadari kekhawatiran untuk keberlanjutan ekologi, dan kebutuhan untuk menggunakan kembali, mengurangi, dan mendaur ulang, dan Anda sampai menjadi sebuah eco-fashionista maka waktu itu untuk menggunakan dan mempromosikan produk ramah lingkungan. Jika Anda seorang wanita dan seorang fashionista seperti saya, kemudian pergi, membeli, dan memakai tas buatan tangan dari perusahaan Eco-sadar. Dengan cara ini, kita menjadi produk ramah lingkungan fashionista mempromosikan bahwa akan melindungi Planet kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s